Langsung ke konten utama

Gambar Isometrik

 


    Isometric design sering disebut sebagai perpaduan dari desain datar atau 2D dengan desain 3D. Aliran design ini biasa digunakan untuk menggambarkan informasi agar terlihat menarik dan mudah dipahami oleh pengamat, karena biasanya bentuk akhir dari isometric design tidak terlalu rumit dan biasanya terkesan sederhana namun bisa saja ditambahkan sedikit sentuhan aliran seni lainya seperti tema pastel, cyberpunk, gradient, dan masih banyak lagi. Isometric design berbentuk semi 3D atau campuran antara 3D dan 2D.

    Bagaimana cara kita membuat Isometric Design? Apakah kita harus memiliki jiwa seni yang tinggi untuk membuatnya? Pertanyaan tadi akan saya jawab meskipun saya belum terlalu mahir dalam bidang ini. Membuat isometric design sebenarnya ada banyak cara, dari cara yang spontan maupun penuh dengan perencanaan. Saya akan membahas dari cara yang spontan dulu. 
    
    Jika kalian ingin membuat isometric design secara spontan, pertama-tama kalian harus menguasai mekanisme aplikasi design yang kalian gunakan, minimal dasar-dasarnya terlebih dahulu. Karena dengan menguasai mekanisme aplikasi design yang kalian gunakan, itu akan sangat membantu kalian dalam proses pembuatan design ini, entah itu manfaatnya mempercepat atau memperindah design kalian. Setelah menguasai dasar-dasar aplikasi design yang kalian, cobalah untuk mencari/memikirkan objek yang ingin kalian illustrasikan terlebih dahulu, karena dimulai dengan memikirkan objek tersebut kita nantinya bisa mengembangkan ide tersebut menjadi lebih spektakuler. Selanjutnya coba cari referensi yang bisa membuat otak kreatif mu berjalan dengan leluasa, mencari referensi bukanlah hal yang memalukan bagi seorang pelaku kreatif karena itu bisa memberikan kita inspirasi atas pekerjaan kita, ingat kita tidak meniru karya orang tapi kita menyerap energi kreatif karya seseorang dan mengimplementasikanya ke dalam karya kita. 

    Membuat isometric design dengan perencanaan yang matang tidak beda jauh dengan cara-cara sebelumnya, hanya saja kita harus membuat sketsa objek atau ide kita terlebih dahulu sebelum menginjakan langkah kita ke tahap eksekusi. Kalian bisa membuat sketsanya di mana saja, bisa di kertas maupun di aplikasi designya secara langsung. Dengan membuat sketsa, kita jauh lebih terencana dan memiliki gambaran akan seperti apa karya kita jika sudah jadi. Dan kita juga sudah tau apa yang harus dilakukan terlebih dahulu agar karya kita cepat selesai.

    Menurut saya, Membuat illustrasi seperti ini tidak memerlukan orang yang memiliki jiwa seni di dalam dirinya. Yang perlu kita lakukan agar karya kita terlihat bagus oleh orang-orang adalah terus berlatih dan terus mencari referensi di mana saja. 

    Sekian pembahasan tentang Isometric Design, semoga bisa menambah wawasan kalian mengenai salah satu cabang kecil dari aliran genre illustrasi.

Komentar